HIDUP ADALAH KEMURAHAN TUHAN
Suatu hari saya berjalan menyusuri sebuah desa. Di sana aku tinggal bersama sebuah keluarga dengan dua orang anak, satu laki dan satunya perempuan. Sang ayah bekerja sebagai guru SD dan sepulang sekolah memberi pakan pada lembu . Si ibu setiap hari keladang mencari pakan ternak dan menanam tanaman musiman yang bisa menghasilkan cepat untuk dijual kepasar. Saat malam tiba sang ayah bercerita bagaimana mereka menjalani hidup setiap hari ,mencari nafkah untuk memenuhi hidup keluarganya apalagi sianak pertama sedang kuliah dan adiknya smu. Oangtua sungguh berupaya untuk memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya walaupun kadangkala ada kekurangan ,keluhan dsb. Maklumlah anak zaman sekarang begitulah ungkapnya. Sang kakak untungnya cukup mengerti dengan perjuangan orangtuannya sehingga ia tampak cukup dewasa dan sadar betul akan besarnya kebutuhan yang diperlukannya ,apalagi dia indekos. Sang ibu bercerita bagaimana ia menghadapi sang adik yang masih remaja menanjak dewasa mungkin sedang puberitas tetapi sang ibu dengan sabar menghadapinya. Ketika ibu sharing saya mencoba untuk meneguhkan hatinya untuk tetap sabar menasehati dan membimbing anaknya serta mendoakannya. Bapak dan ibu serahkan kepada Tuhan yakin dan percayalah dengan segala jerih payah dan iman pasti keduanya akan menjadi anak yang berhasil dan sukses dan Tuhan akan selalu memberkatinya. Semoga………….Amin. Kebahagian tampak diwajah mereka saya pun merasa senang saya bisa hidup berbagi dengan mereka. Akhirnya saya berpamitan dengan salam dan doa serta senyum kebahagian kami pun berpisah. Terimakasih bapak ibu telah menerima dan menjamu saya seperti anak sendiri kiranya Tuhan membalas segala kebaikanmu dan semoga suatu saat dilain kesempatan kita bisa bertemu lagi. Maturnuwun………………………………….2011.(live in Wonosari)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar