Dalam keheningan

Dalam keheningan
tenang &damai

Kamis, 04 Oktober 2012

Hari ke - 2



Hari kedua belum terasa ada sesuatu yang menggetarkan yah biasa saja.
Adakah sesuatu yang menggetarkan hari ini???
Tuhan tidak dapat memberikan kepada kita kedamaian
 dan kebahagiaan yang terpisah dari diri-Nya sendiri
 karena memang tidak ada hal seperti itu.
Hati adalah kunci relasi manusia dengan Tuhan
dan hanya melalui hatilah kita mengalami kebahagiaan yang sejati
Aku berkata ...
Aku ingin menemukan Tuhan
Niat yang bagus tidak cukup
 untuk menyelesaikan sebuah proyek
 dan mencapai sebuah tujuan
Yang diperlukan adalah kehendak yang kuat
untuk melakukannya dan
 keberanian untuk melepaskan segala sesuatu,
Maka tujuan  akan tercapai
Mungkin bisa dibantu dengan prisip 3M
Mendengarkan..
 Memahami..
Melaksanakan....Amin



Rabu, 26 September 2012

MEMAHAMIMU......

Hari-hari terus berlalu waktu semakin mendekat berbagai cara kucoba untuk dilakukan dengan harapan salah satu cara akan kutemukan untuk memperlancar perjalananku. Semangat.....Puji Tuhan.... menjadi kata-kata yang sangat mujarab sebagai penghibur hatiku, yah kalu dipikir-pikir kenapa harus membebani diri sendiri bukankah dengan mindset yang positif akan memberi relaksasi yang luar biasa. Hidup ini adalah anugrah dengan segala fenomena macam ragamnya yang membuat hidup semakin hidup. Senyuman dari hati yang paling dalam membuat wajah ini seakan tak ada masalah dan semua seakan akan berjalan dengan mulus ha....ha...Yah harusnya memang demikian karena kalau lepas kontrol dalam diri wah saya mungkin bisa tidak kenal diri sendiri apalagi mau kenal you....he...he...Seperti kata pemazmur segala sesuatu ada waktunya. Nikmati dan jalani sajalah hidup ini dengan penuh rasa syukur maka semua memang terasa lebih ringan. Ada sebuah pepatah “Sepintar-pintarnya tupai melompat suatu saat akan jatuh juga” .Saya menyadari bahwa saya manusia yang rapuh meskipun dengan optimisme yang sangat tinggi dan berusaha untuk selalu positif thinking yah tetap saja adakalanya saya lengah. Meskipun demikian situasi kiranya tidak langsung memadamkan semangat saya tentu ada ada jalan yang membangkitkan saya kembali yah relasi yang akrab dengan Yesus Sang penolong Dia tahu apa yang saya perlukan atau mungkin Dia sedang menegur saya. Oh...saya harus intropeksi diri mungkin saya telah melupakan Yesus ,saya sibuk dengan diri sendiri oh....Yesus trimakasih Engkau selalu ada bersamaku. Saya terkadang juga diam seribu bahasa entahlah kadang saya berpikir bagaimana dengan hidup yang saya jalani ini. Apa yang harus saya perbuat , banyak muncul pertanyaan dibenak saya dan saya tidak bisa menjawab. Ingin rasanya saya berlari, menjerit, melepaskan amarah karena pertanyaan –pertanyaan yang muncul. Oh Tuhan jangan kiranya aku sesat biarkan aku selalu berjalan bersamaMU, sebab hanya kepadaMU aku dapat mengadu...Yesus terimakasih karena aku tahu Engkau takkan membiarkan aku sesat. Yesus peliharalah hidupku sesuai dengan kehendakMU. Amin..................(26 sept 2012 )

Jumat, 25 Mei 2012

YESUS MENUNGGU

Hari kamis adalah hari yang istimewa bagi saya. Wah....ada kendala nih tiba-tiba jadwal berganti. Mau tidak mau saya berusaha mencari jalan gimana supaya hari istemewa itu tidak terganggu. Saya sudah berusaha tetapi toh saya harus ikut itu jadwal. Akhirnya dengan penuh rasa kecewa jengkel disertai 5L ( letih, lelah lesu, lemah, loyo), saya duduk manis. Meskipun duduk tetapi toh pikiran ini tetap kerumah wah dalam hati saya sempat marah dan jengkel , benci dengan dosen yang selalu ganti-ganti jadwal. Akhirnya saya pasrah dan waktu kuliah selesai ,saya bergegas pulang berharap bahwa saya masih sempat untuk ikut acara bersama. Puji Tuhan betapa hati ini sangat bersyukur dan bergembira ternyata 'Yesus Menunggu'. Yesus tahu bahwa aku dengan tulus hati untuk hadir bersamanya. Terimakasih Yesus ucapku. Aku tahu bahwa Engkau akan menunggu orang yang sungguh merindukanMU. Penyerahan diri dengan sepenuh hati akan menuai buah hati yang damai dan penuh sukacita. Akhirnya dalam kesempatan itu saya sadar dan juga memohon ampun saya membawa segala keluh kesah pengalaman sepanjang hari. Yesus yang menunggu telah menyembuhkan aku. Marilah selalu datang pada-NYA sebab Ia selalu setia menunggu...............

Minggu, 22 April 2012

HIDUP ADALAH KEMURAHAN TUHAN


Suatu hari saya berjalan menyusuri sebuah desa. Di sana aku tinggal bersama sebuah keluarga dengan dua orang anak, satu laki dan satunya perempuan. Sang ayah bekerja sebagai guru SD dan sepulang sekolah memberi pakan pada lembu . Si ibu setiap hari keladang mencari pakan ternak dan menanam tanaman musiman yang bisa menghasilkan cepat untuk dijual kepasar. Saat malam tiba sang ayah bercerita bagaimana mereka menjalani hidup setiap hari ,mencari nafkah untuk memenuhi hidup keluarganya apalagi sianak pertama sedang kuliah dan adiknya smu. Oangtua sungguh berupaya untuk memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya walaupun kadangkala ada kekurangan ,keluhan dsb. Maklumlah anak zaman sekarang begitulah ungkapnya. Sang kakak untungnya cukup mengerti dengan perjuangan orangtuannya sehingga ia tampak cukup dewasa dan sadar betul akan besarnya kebutuhan yang diperlukannya ,apalagi dia indekos. Sang ibu bercerita bagaimana ia menghadapi sang adik yang masih remaja menanjak dewasa mungkin sedang puberitas tetapi sang ibu dengan sabar menghadapinya. Ketika ibu sharing saya mencoba untuk meneguhkan hatinya untuk tetap sabar menasehati dan membimbing anaknya serta mendoakannya. Bapak dan ibu serahkan kepada Tuhan yakin dan percayalah dengan segala jerih payah dan iman pasti keduanya akan menjadi anak yang berhasil dan sukses dan Tuhan akan selalu memberkatinya. Semoga………….Amin. Kebahagian tampak diwajah mereka saya pun merasa senang saya bisa hidup berbagi dengan mereka. Akhirnya saya berpamitan dengan salam dan doa serta senyum kebahagian kami pun berpisah. Terimakasih bapak ibu telah menerima dan menjamu saya seperti anak sendiri kiranya Tuhan membalas segala kebaikanmu dan semoga suatu saat dilain kesempatan kita bisa bertemu lagi. Maturnuwun………………………………….2011.(live in Wonosari)

Berkorban Itu Indah


Musim hujan sudah berlangsung selama dua bulan sehingga dimana-mana pepohonan tampak menjadi hijau. Seekor ulat menyeruak di antara daun-daun hijau yang bergoyang-goyang diterpa angin. " Apa Khabar daun hijau,"!! katanya. Tersentak daun hijau menoleh ke arah suara yang datang. "Oo, kamu ulat. Badanmu kelihatan kecil dan kurus, mengapa?" tanya daun hijau. " Aku hampir tidak mendapatkan dedaunan untuk makananku". " Bisakah engkau membantuku sobat?" kata ulat kecil. "Tentu..tentu..mendekatlah ke mari." Daun hijau berpikir, Jika aku memberikan sedikit dari tubuhku ini untuk makanan si ulat, aku akan tetap hijau, hanya saja aku akan kelihatan belobang-lobang. tapi tak apalah. Perlahan-lahan ulat menggerakkan tubuhnya menuju daun hijau. Setelah makan dengan kenyang, ulat berterima kasih kepada daun hijau yang telah merelakan bagian tubuhnya menjadi makanan si ulat. Ketika ulat mengucapkan terima kasih kepada sahabat yang penuh kasih dan pengorbanan itu, ada rasa puas didalam diri daun hijau. Sekalipun tubuhnya kini berlobang disana sini namun ia bahagia bisa melakukan bagi ulat kecil yang lapar. Tidak lama berselang ketika musim panas datang daun hijau menjadi kering dan berubah warna. Akhirnya ia jatuh ketanah, disapu orang dan dibakar. Apa yang terlalu berarti di dalam hidup kita sehingga kita enggan berkorban sedikit saja bagi sesama ? Tokh akhirnya semua yang ada akan binasa. Daun hijau yang baik mewakili orang-orang yang masih mempunyai "hati" bagi sesamanya. Yang tidak menutup mata ketika melihat sesamanya dalam kesulitan. Yang tidak membelakangi dan seolah-olah tidak mendengar ketika sesamanya berteriak minta tolong. Ia rela melakukan sesuatu untuk kepentingan orang lain dan sejenak mengabaikan kepentingan diri sendiri. merelakan kesenangan dan kepentingan diri sendiri bagi sesama memang tidak mudah, tetapi indah. Ketika berkorban, diri kita sendiri menjadi seperti daun yang berlobang namun itu sebenarnya tidak mempengaruhi hidup kita. Kita akan tetap hijau, Allah akan tetap memberkati dan memelihara kita. Bagi "daun hijau" , berkorban merupakan satu hal yang mengesankan dan terasa indah serta memuaskan. Dia bahagia melihat sesamanya bisa tersenyum karena pengorbanan yang ia lakukan. Ia juga melakukannya karena menyadari bahwa ia tidak akan selamanya tinggal sebagai daun hijau. Suatu hari ia akan kering dan jatuh. Demikianlah hidup kita, hidup ini hanya sementara kemudian kita akan mati. itu sebabnya isilah hidup ini dengan perbuatan-perbuatan baik : kasih, pengorbanan, pengertian, kesetiaan, kesabaran dan kerendahan hati. Jadikanlah berkorban itu sebagai sesuatu yang menyenangkan dan membawa sukacita tersendiri bagi anda. Dalam banyak hal kita bisa berkorban. mendahulukan kepentingan sesama, melakukan sesuatu bagi mereka, memberikan apa yang kita punyai dan masih banyak lagi pengorbanan yang bisa dilakukan. Jangan lupa bahwa kita pernah menerima pengorbanan yang tiada taranyadari Yesus hingga kita bisa diselamatkan seperti sekarang ini.
TERLANJUR KUUTARAKAN
Berbicara adalah mengatakan segala sesuatu yang timbul dari pikiran untuk dilakukan apa saja bisa dikatakan dengan sesuka hati dan kepada siapa pun boleh berbicara. Berbicara bisa mudah tetapi bisa juga sulit tergantung bahan pembicaraannya dan siapa lawan bicaranya. Maka sebelum berbicara ada baiknya sadari tempat dimana kita berada siapa lawan bicara dan apa yang hendak kita katakan. Saya mempunyai sebuah pengalaman suatu hari kami ada acara sharing bersama. Setiap orang saling mengutarakan pendapat masing-masing .Sadar atau tidak pengalaman yang kuutarakan merupakan gambaran diriku. Saat saya menyadarinya pelan-pelan aku mencoba untuk mengenali siapa diriku dan bagaimana aku dihadapan sesamaku. Dari sharing teman saya juga bisa mengenal siapa mereka bagiku. Menurut saya perkataan yang diucapkan adalah sesuatu yang muncul dari pikiran dan hati. Saya telah mengatakan siapa diriku yang sesungguhnya. Pada kenyataannya ada juga bahwa apa yang dikatakan seseorang itu tidak sama seperti yang dilakukannya. Satu hal ini yang kadang tidak kumengerti kenapa orang bisa seperti itu apalagi dihadapan orang banyak. Menjadi pertanyaan bagi saya apakah itu juga disadarinya atau tidak? sungguh jauh dari realita hidup sehari-hari. Saya mengambil kesimpulan “ Terlanjur Kuutarakan” itulah yang terbersik dibenakku. Aku mulai bertanya mungkin hal inilah yang sering terjadi dalam hidup ini tanpa kita sadari apa yang kita utarakan tidak sesuai dengan apa yang kita perbuat. Dari sini saya bisa belajar supaya dalam berbicara itu katakanlah hal yang benar real dan bertindaklah juga dengan jujur. Satu hal yang menjadi refleksi saya mungkin juga setiap orang punya alas an yang terselubung hanya untuk menutupi kebobrokannya walaupun sebenarnya orang lain sudah mengetahui tapi seolah-olah ketika dia berkata-kata orang lain akan menerima dan memahaminya. Semoga mereka yang mendengar mengambil makna yang baiknya saja. Dari sini saya bisa belajar untuk lebih baik lagi dalam berbicara yang setimpal dengan apa yang saya alami dan perbuat sehingga ketika orang mendengar dapat menerima dan meresponnya dengan baik. Semoga………..
Yogya 2012.
Jenuh menunggu
Manusia ketika mendapatkan sesuatu yang diinginkanya dia akan merasa bahagia,tetapi sebaliknya ketika ketika dia tidak mendapatkan keinginannya dia akan mrasa kecewa.
Konsekuensi menjadi mahasiswa membuat saya sering kecewa kenapa? Yah seringkali saya itu pulang pergi kampus tanpa mendapatkan apa-apa. Pergi kekampus dengan jalan kaki sekitar 200 meter ,menunggu bus kira-kira 1 jam, kadang hujan deras dan terik matahari, di dalam bus kadang berdiri, bus yang terlalu kencang dan pada saat turun naik harus cepat kalau tidak kaki bisa tinggal sebelah atau hamper jatuh aduh pokoknya jantungan deh….eh..sampai dikampus kosong enggak kuliah. Jam sudah jam 5 sore dan saya pulang harus menunggu bus 1 jam lagi eh…itu pun tak ada maksud hati untuk irit ongkos saya rela menunggu sampai berja-jam eh..ternyata tidak ada dengan rasa kesal dan hari semakin gelap akhirnya saya naik taxi. Dibenak saya aduh ongkos saya bulan ini bisa sangat besar. Hati ini kesal, marah pada siapa ya?....yah dalam hati saya menghibur diri terima dan jalani aja yah mau bilang apa lagi memang beginilah keadaannya. Sebagai orang beriman saya berdoa Tuhan beri saya kesabaran ,saya percaya Engkau akan selalu menghibur dan memberikan jalan yang terbaik bagiku . jangan sampai aku patah semangat , aku harus bangkit ,semangat lagi…..semangat…….yes. Semoga…..(yogya,8maret2012)

Rabu, 14 Maret 2012

““PUTIH DAN HITAM’”

Saat saya memandang jauh kedepan saya melihat sebuah bentuk persis seperti kipas yang memiliki sayap kira dan kanan. Batang kipas putih sedangkan kedua sayap hitam . Saya terus memandang membiarkan mengalir begitu saja .Tetapi saya terus memandang, saya merasa ada kekuatan yang mengubahnya yang putih semakin besar sehingga lama kelamaan yang hitam tertutupi dan secara perlahan akhirnya semua berubah menjadi putih. Sejenak saya berdiam saya berpikir mengapa bisa demikaan terjadi akhirnya saya mengambil hikmahnya untuk hidup saya. Sesuatu yang hitam dan putih ada didalam diri saya ,keduannya sangat berdekatan. Maka saat saya menyadari keberadaan saya, saya memandangnya dengan bijaksana bahwa yang hitam yang ada didalam diri saya bisa tertutupi oleh yang putih . Prosesnya memang tidak cepat tetapi secara perlahan-lahan saat saya hanya fokus pada yang putih saat itulah akhirnya terjadi perubahan yang hitam menjadi putih. Syukur ya Tuhan ,Engkau telah memberi aku hati yang putih sehingga aku bisa melihat kebesaran kasihMu yang nyata dalam hidupku. Amin……………………………..20 peb 2012.

Selasa, 06 Maret 2012

Anugerah dan Kurnia

Anegrah dan kurnia diberikan Tuhan kepada manusia supaya manusia itu semakin matang dalam hidup rohani. Manusia kiranya tidak terlena dan tinggi hati sebab jika demikian Allah akan merendahkan hidup rohani manusia itu sendiri. Maka peliharah dengan baik yang telah Tuhan berikan................

Senin, 20 Februari 2012

KUNCI SUKSES”

Tuhanlah pemilik kunci sukses
Namun tidak disimpan di Surga
Kunci itu diletakkan di dalam hati kita
Di tempat yang terdekat dengan diri

Sungguh sangat dekat
Hanya satu tarikan nafas
Hanya satu pejaman mata
Hanya satu kalimat dosa

Selama dibumi
Mengapa mencarinya ke surga?
Selesaikan pekerjaan bumi dibumi
Berhentilah melangkah sejenak
Berdiam diri mengetuk hati

Masuklah kedalam sanubari
Carilah kata misi hati
Disitulah terpahat kata
Untuk apa aku ada dibumi ini

Bermainlah sejenak dengan diri anda
Minumlah anggur bersama jiwa anda
Tertawalah dengan sang batin
Berkenalanlah lebih dekat

Berpelukanlah… Berdekapanlah….
Menyatulah……….Supaya aku menjadi aku

Selasa, 10 Januari 2012

Bagaimana Aku Tahu Doa Itu Damai

Apa yang dulunya pahit sekarang menjadi manis

Apa yang dulunya menjijikkan sekarang menjadi…….

(kutipan Fransiskus Asisi)

Bagaimana aku tahu doa itu damai ?

Hanya mereka yang pernah mengalami seperti halnya Fransiskus akan mengatakan demikian.

Hidup setia hari adalah doa

Seluruh nafas hidup adalah doa

Pernakah kita bertanya apakah mangga itu rasanya asam atau manis?

Hanya mereka yang pernah memakan yang akan berkata oh….rasanya manis atau oh….rasanya asam.

Jika kamu tidak pernah memakannya jangan pernah mengatakan manis atau asam.

Yah…..demikiannlah doa yang damai

Dia harus dicicipi dialami, dirasakan, dan dimakan sampai saat terakhir terasa hasilnya wah……………

Atau mungkin kita pernah berkata aku melihat awan itu warnanya putih.

Wah….tentu hanya mereka yang melihat yang dapat berkata putih.

Yah…..demikiannlah doa

Hanya mereka yang pernah melihat, dari pengalaman hidupnya akan mengatakan doa itu damai.

Marilah kita sendiri menjadi doa dalam segala perbuatan kita. Semoga…………..