Dalam keheningan

Dalam keheningan
tenang &damai

Selasa, 22 Februari 2011

MENGHARGAI

 Saya mempunyai pengalaman tentang menghargai. Suatu hari saya menumpang di Kos teman untuk sejenak istirahat dan sekaligus belajar bersama . Kebetulan saat saya datang dia lagi makan ,dia pun mengajak saya makan meski berusaha untuk menolak akhirnya saya mau demi menghargai teman. Saat makan dua tiga sendok nasi sudah lewat sambil makan saya perhatikan lauk saya .Awalnya lidah saya merasa kurang nyaman dengan makanan itu kemudiaan perlahan saya amati memang ada dua tiga mahluk kcil bercampur di ikanitu. Kebetulan saat itu lauknya tempe dicampur dengan ikan asin dicuil-cuil ,jadi kelihatan menyatu dan warnanya agak kehitaman mungkin ada campuran kecap juga. Wah sebenarnya saya hampr mau muntah tapi saya pura-pura makan dengan santai demi menghargai teman .saya makan semakin pelan menyisihkan mahluk asing itu dan anehnya saya berusaha untuk terus makan bahkan mahluk asing itu pun saya makan  itulah demi menghargai teman harus berani berkorban , lagian toh saya pikir mahluk asing itusudah mati dan sudah dimasak. Hanya yang saya sangsikan jangan -jangan itu sudah berhari hari dan hanya dipanasi ,karena kering yah tidak basi karena rasanya juga agak lain. Beberapa hari uap ikan masih muncul dibenak saya (nasip anak kos) syukur -syukur masih makan apalagi tanggal tua dan lagian saya makan gratis (itulah yang ada dibenak saya). memang dalam hidup ini perlu saling menghargai sekalipun itu tidak kita sukai tetapi demi kebersamaan dan saling menghargai akhinya semua aman-aman saja toh saya sehat ,karena saya iklas gitu loh.....................Teman aku doakan semoga kirimanmu cepat datang rejeki ortu lancar sehingga kamu pun dapat makan secukupnya. terimakasih ya sudah berbaik hati kepada saya. Tuhan Memberkati.

1 komentar:

  1. Dalam hidup ini harus saling menghargai supya damai aman sentosa oke.

    BalasHapus